Durhaka Kepada Ibu

Pada zaman Nabi saw. Ada seorang pemuda yang shaleh. Ia amat taat kepada Allah dan Rasul-Nya. Namun, ia mempunyai hubungan yang tidak harmonis dengan ibunya. Pemuda itu bernama Alqamah.

Suatu saat, ketika ia akan meninggal dunia(sakratulmaut), ia terasa sulit untuk menghembuskan nafas terakhirnya. Kemudian sahabat mengadukan hal ini kepada Rasulullah saw. Lantas Rasulullah menemui dan mendoakan Alqomah. Tetapi doa itu tudak membantu dan meringankan derita Alqomah. “apakah Alqomah masih mempunyai orang tua?” Rasul bertanya kepada sahabatnya .”masih ,ya Rasul. Alqomah masih mempunyai seorang ibu,“ jawab sahabat. “kalau begitu , jemput dan bawa kesini. Ceritaka derita yang dialami anaknya,” tegas Nabi saw.

Ketika ibu alqomah tiba, Nabi pun memintanya untuk mendoakan anaknya. Namun, perempuan itu enggan mendoakan Alqomah. Menurutnya,Alqomah pernah menyakitinya dengan lebih mementingkan istrinya. “kalau memang demikian, untuk meringankan penderitaan Alqomah, sebaiknya kita bakar saja, ” Nabi saw. Memutuskan.

Mendengar keputusan Nabi, hati ibu Alqomah pun luluh. Ia pun mau memafkan anaknya. Kemudian ia mendoakan Alqomah. Tidak berapa lama, Alqomah pun menghembuskan nafas terakhirnya.

sumber : kisah-kisah hikmah

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s