Musyawarah dalam Perjuangan Rasul

Menjelang perang badar, Rasullah mencoba meyakinkan kembali kesiapan para sahabatnya. Hal ini disebabkan karena jumlah mereka yang sedikit harus menghadapi kafir quraisy yang jumlahnya tiga kali lipat. Apalagi awalnya, mereka tidak berniat untuk berperang. Beberapa kali Rasulullah meminta ketegasan sahabat muhajirin dan ansar.

Rasulullah segera mengatur strategi dan memohon pertolongan Allah SWT. Beliau mengadukan kondisinya, bila jumlah yang sedikit di badar itu binasa, niscaya Engkau tidak di sembah sesudah ini, tutur Rasulullah dalam doanya.

Dibelakan mata air badar, Rasulullah membangun markas. Saat itulah Khabab bin Al-Munzir bertanya kepadanya, “apakah engkau memilih tempat ini karena Allah telah menetapkannya kepadamu, ataukah ini hanya pendapatmu keraena pertimbangan perangdan siasat?”

“Ini hanya pertimbangan perang dan siasat”, jawab Rasul.

Khabab berkata, “wahai rasulluah, menurutku tempat ini kurang tepat. Sebaiknya kita memusatkan pasukan didepan mata air, sehingga kita dapat menguasainya. Pada waktu perang nanti kita dapat memperoleh minuman sepuasnya, sedangkan pihak musuh tidak memperolehnya.”

Rasulullah gembira dengan pendapat itu. Beliau pun memuji Khabab bin Al-Munzir. “Engkau telah menunjukkan pendapat yang tepat”, kata Rasulullah.

Itulah musyawarah dalam menentukan siasat perang yang kemudian dengan izin Allah kaum muslimin memperoleh kemenangan.

Sumber : cerita-cerita hikmah

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s